Quiet Nights of Quiet Stars
Tuesday, May 30th, 2006Rio, 2026
pagi ini seseorang datang ke rumah gw. gw denger suara belnya berdenting ketika gw masih berada di kamar mandi. gw berteriak memanggilnya, berharap supaya dia menunggu gw, tapi tampaknya dia ga mendengar gw. gw buru2 membasuh kepala gw yg penuh sabun shampoo, agak sebal juga karena waktu2 inilah biasanya yg paling gw nikmati dari cuci kepala. uap menghembus keluar dari kamar mandi ketika pintunya gw buka. tetes2 air jatuh kemana2, dari bagian badan gw yg belom sempurna gw seka. tertatih2 gw jalan menuju pintu. mengintip lewat lubangnya..tidak ada siapa2. penasaran dan takut pengamatan gw ga sempurna, gw memutuskan untuk membuka pintu.
ga ada siapa2 tuh. kepala gw mendongak keluar, lirik kanan kiri, berusaha untuk make sense what had happened. perasaan gw baru aja 2-3 menit sejak ‘orang’ itu ngebel. sial..
wups apa ni? mata gw terantuk sama sesuatu yg disandarkan di dinding sebelah kiri pintu. benda itu tipis. ukurannya kira2 40 kali 40 cm. bungkus plastik kuningnya bertuliskan sesuatu yg cukup familiar: COVER MUSIC. hmm, gw tau itu, pikir gw. itu kan toko piringan hitam di zoologischer garten berlin yg sering gw datengin bertaun2 yg lalu. wah, alamatnya juga tepat, Kurfurstendamm (KuDamm) 31.. iya ga salah lagi, orang ini..siapapun itu..telah memilih, dari semua bungkus plastik toko yg ada di dunia ini, satu bungkus plastik yg gw sangat familiar banget. ada2 aja pikir gw..
benda yg dibungkus plastik kuning itu gw angkat. ringan. ukurannya bujursangkar. sangat tipis. hmmm. cuma ada 2 benda di dunia yg gw tau yg bs punya dimensi kya gini. one of them is not important, but the other..
dengan gerakan singkat gw rogoh isi plastik itu.
ahaaaaaa!! it is what i think it is!
sebuah piringan hitam…+++
untung bukan kalender tahunan pikir gw..
tanpa banyak tunggu gw baca tulisan di cover piringan hitam itu. tapi sebelum sempet gw selesai membaliknya, sebuah perasaan yg familiar muncul mengguyur tubuh gw. perasaan yang udah lama sekali ga gw rasakan. perasaan yg bener2 enak dan one-of-a-kind buat gw: perasaan waktu ngebuka a freshly pressed, mint record. hmmm.. gw cuma bs tersenyum..
dari belakang, cover plat ini didominasi sama warna hitam. ga menor, ga rame. ada tulisan2 kecil berwarna putih diatasnya, biasanya cuma judul track dan identitas label. ga sabar, gw membalik plat itu. di depannya ada foto seorang musisi yg amat sangat familiar untuk gw.. dada gw berdegup kencang.. sekian mili detik lewat sebelum gw sampai ke judulnya yg cuma ditulis dengan desain yg simple tapi cantik. huruf2 bergaya perancis dengan lengkung2 yg seolah bertarian berjajar menampilkan katanya: Corcovado (Quiet Nights of Quiet Stars).
sepercik senyum terbit di pelipis bibir gw.
mata gw memicing, ga terasa senyum gw udah lebar.
sebuah German reissue dari album Antonio Carlos Jobim..
i cant believe it…
pikiran pertama gw adalah siapa yg ngirim ini buat gw. how…how kind of her..hehe setidaknya itulah yg ada dibayangan gw, seorang wanita. apalagi yg diinginkan pria seperti gw yg baru aja gagal lagi dalam kehidupan cintanya. mungkinkah cewe itu yg baru aja gw temuin di pesawat.. ato mungkin tetangga manis yg tadi pagi menyapa gw dari balik terasnya.. hm ga mungkin ga mungkin.. orang ada plastik kuningnya seperti ini.. she, (or is it a he??), must somehow connected to me through berlin, atau bahkan mungkin datang dari sana. siapa ya? siapa ya? aduh dada gw berdegup kencang penasaran, memikirkan kemungkinan2 yg ada..
tanpa gw sadari, pagi itu gw udah terduduk di kursi sebelah cermin besar di door hallway. bayangan2 berlin melintas di kepala gw, melintas secepat kereta2 ICE jerman yg membelah2 jerman ibarat pisau kue yang memotong kue ulang taun gw baru lewat bulan yg lalu.
20 tahun yg lalu.. berlin.. gw ga kuasa menahan senyum. i love those days. karakter2 yg ada dalam hidup gw kala itu bermunculan lagi di kepala. nama2 lama, wajah2 lama berlompatan di benak gw. apa kabar ya dia? kalo dia? dia gimana? hohohoho dia gimana tuh kabarnya? kocak, haru, suka, semuanya campur aduk lagi. ingin semuanya gw telpon satu2 dan gw kirim tiket pesawat untuk dateng kesini. pantai ipanema lagi bagus2nya bulan ini. kemaren baru aja ada festival yg lewat di depan rumah. alangkah serunya kalo mereka semua disini. menari mengikuti festival samba, mengobrol dialuni jobim dan joao. wow dreamy thoughts!!
gw inget pernah mengobrol dengan seorang teman pd sebuah malam, gw bilang ama dia salah satu impian gw adalah gw bs ngumpulin semua temen gw di satu tempat, mengenalkan mereka satu sama lain, lantas ngobrol2 dan bersenang2 bersama mereka tanpa mikiran apapun, baik kerjaan kek, atau waktu kek, dll, just having fun.. gw bilang lagi bahwa gw udah ketemu caranya, yaitu adalah gw harus jadi sangat amat luar biasa kaya jadi gw bs kirimin mereka tiket satu2 - masing2 buat mereka dan keluarganya juga - dan gw juga mesti cukup berpengaruh jadi gw bs nelponin bos2 mereka satu2 untuk minta supaya mereka dikasih cuti seminggu aja. pasti mereka semua senang pikir gw..
dari khayalan yg tampaknya indah banget seperti itu, tiba2 temen gw yg lagi gw ajak ngomong ini nyeletuk: "yah jelaslah mereka pasti senang either ngumpul ato gak sama lo, orang mereka bs dapet cuti dan tiket gratis!"
sial gw bilang, hmm… hilang deh maksud gw supaya kita bs ngumpul dan bersenang2 bareng..
20 tahun yang lalu.. tapi diskusi itu masih aja terngiang jelas di kepala gw. dan yang lebih parah, diam2 mimpi itu masih gw simpan didalam hati, berharap siapa tau suatu kala nanti keadaannya memungkinkan untuk gw wujudkan.
yah.. siapapun itu yg ngirim dan meletakkan rekaman ini di depan pintu gw, yang pasti gw berterima kasih sekali - dan heran sekali kok bs2nya dia pilih jobim buat gw. adalah album jobim reissued-original yang sekarang sedang gw pegang di tangan gw. sebuah album dari seseorang yang amat sangat gw hormati dan kagumi. he’s almost like part of my heart, tepatnya seperti corong dari hati gw. jobim bs ngungkapin apa yg ada d hati gw, exactly.. dia punya kesensitifan, ke-melankolian, kesederhanaan yg gw kira ga akan gw temuin lagi di dunia selain di diri gw. seolah2 he’s there to proove that i am not alone. that i am not alone for being myself. there is somebody who understands me. udah lama gw selalu mikir setiap kl gw dgr bossanya dia, his notes seems to speak to me. those little notes, those that are only fewer than most other music, those which are only quieter than most other music, prooved to be the ones who talk to me most. to me, its more than music perhaps.. its a code. a secret code. it tries to tell me something. sometimes i think it tries to tell me how powerful and great our creator is. thank you jobim. thank you God..for giving me the opportunity to enjoy and recognize your ’signal’.
sore ini, gw masih blom bs menemukan siapa yg mengirimkan album itu untuk gw. sementara siang sudah hampir berganti jadi malam, debur ombak tampak melunak, menghambur sayup2 di kejauhan bersama laut yg semakin gelap. patio gw yg menghadap ke pantai menggoda gw sebagai peristirahatan terakhir untuk menutup siang hari ini. sejak berhenti dari pekerjaan gw seminggu yang lalu, cuma ini aja yg sering gw lakukan di sore hari: duduk di patio dan menikmati senja di pantai kesenangan gw ini. sudah berapa lama gw bayangkan bs punya rumah pantai, akhirnya setelah sebuah tawaran pekerjaan yang sukses, impian gw itu tercapai. hmm kl gw pikir2, memang ga bs gw pungkiri bahwa selama hidup gw, banyak juga impian2 gw yg udah tercapai. berawal dari kerja di majalah sekitar 22 tahun yg lalu, lantas menjadi seorang penulis, pendiri label, radio, hingga akhirnya yg terakhir ini menjadi managing director di sebuah label jazz brazil. ga terasa berpuluh2 tahun sudah berlalu. waktu memang berjalan dengan cepat..
walau begitu, bukan cuma itu tolak ukur kesuksesan buat gw. punya temen2 yg banyak itu adalah tolak ukur kesuksesan gw juga, meskipun kadang2 ini juga bs merepotkan. tapi di dunia dimana seluruh hidup kita tergantung kepada memori kita, apalagi yg lebih penting daripada memori yg indah yg dibangun ketika kita bersama teman2 dan keluarga kita.
dari semua target hidup gw, cuma satu yg gw blom bs capai, at least dengan sempurna. ini berhubungan sama teman, tepatnya teman hidup..
sejak mantan istri gw meninggalkan gw beberapa bulan yg lalu, harapan gw untuk marriage yg utuh sampai akhir hayat pupus. pahitnya masih terasa sampai sekarang. lantas kejadian d kantor kemaren yg membuat gw resign juga membuat gw semakin patah semangat untuk menemukan the real love of my life.
ada seseorang disitu, di kantor lama gw. dia wanita yg keras dan kokoh dan perangainya bertolak belakang total denganku. selera musik kita juga cukup berbeda - walaupun kita bekerja di label yg sama. untung dia tidak dalam bidang yg sama dengan gw - bidangnya marketing, tepatnya dia international marketing manager. kita pernah berdebat soal jobim yg menurutnya terlalu over-exposed di brazil dan i quote "nothing more than a sad old storyteller". that really put me to rage. bukan hanya karena - dalam hati - jobim is my great hero, tapi karena the ’storyteller’ happens to be brazil’s cultural contribution to the world, and has proved from time to time, from the 60s inception till now, to be a very good music commodity to various market segments, either young or old. gw ga percaya dia bicara seperti itu, sebagai seorang eksekutif marketing dari label yg salah satu major produknya adalah karya2 jobim sendiri. tapi yg menyesakkan adalah because i had fallen in love with her along the way.. sejak gw pindah kesini beberapa tahun yg lalu, wanita ini ga pernah berhenti mesmerizes gw. sikapnya yg tegas, independen, dan know-exactly-what-she-wants menngenalkan gw sama tipe cewe yg blom pernah gw hadapin sebelomnya. tipe cewe yg enerjik, atraktif, dan so alive, tapi pada saat yg sama.. misterius. dia bener2 membuat gw bertekuk lutut. heran setelah berkali2 kesempatan dan bertahun2 memahami wanita, tetap ada wanita yg bs membuat gw seperti ini.
pertengkaran antara kita sepertinya memuncak setelah debat hebat soal jobim itu. setiap kali manager’s meeting misalnya, perbedaan kita sepertinya semakin meruncing. tapi di saat yg sama, hati gw semakin jauh terbawa oleh dirinya. gw ga pernah bener2 bilang apa yg gw rasakan langsung karena setiap kali pembicaraan kita mengarah personal, sepertinya dia, dengan caranya yg unik, cerdik dan dingin, berhasil mengarahkan gw kembali ke hal2 kantor yg formal dan impersonal lagi. menang gw ga berani menebak, tetapi dari berkali2 usaha gw untuk membawa dia ke pembicaraan personal, mestinya dia dapat mengetahui bahwa ada sekelumit perasaan yg gw simpan buat dia. pada saat yg sama dengan event2 ini, sebuah tawaran dari label baru di brazil datang kepada gw melalui seorang head hunter. label ini akan buka beberapa bulan mendatang. gaji yg mereka tawarkan beserta konsep label ini memang sudah menarik buat gw dari awal, tapi sebenarnya ketegangan dari kantorlah yg membuat gw semakin tertarik lagi untuk meninggalkan label lama tersebut. pada hari terakhir gw di kantor itu, gw meninggalkan sepucuk kartu di meja dia. didalamnya gw tulis dengan tangan sepotong pesan pendek: "its more than nice to know you. despite all our differences, you left me with a mountain of nice impression. goodbye and live well. yours truly. randy."
kilau2 laut keemasan tersisa tinggal sedikit saja di ujung cakrawala. awan2 oranye tampak seperti kapas2 di kanvas berwarna biru tua. laut, rio, dan brazil berada pada saat yg indah2nya pada saat seperti ini. gramofon tua peninggalan ibu gw mengalun sayup2 memainkan Corcovado.
lantunnya:
quiet nights of quite stars
quite chords from my guitar
floating on the silence that surrounds us
quite thoughts and quite dreams
quite walks by quite streams
and the window that looks out on the mountains and the sea
oh how lovely
this is where i wanna be
here with u so close to me
until the final flicker of life’s ember
i, who was lost and lonely
believeing life was only
a bitter tragic joke, have found with you
the meaning of existence o my love…
sembari gw mendengarkan lagu ini, gw mulai berpikir…
nina - wanita yg merebut hati gw di kantor itu - tidak lain dari international marketing manager label. tugas naturalnya adalah mengkoordinasi tugas marketing di seluruh cabang dan afiliasi label - termasuk asia, amerika, dan tentunya eropa. bukan tidak mungkin - bahkan sudah pasti - bahwa dia juga mengurus marketing untuk cabang label di jerman yg kantornya berlokasi di berlin..
bahkan, jika gw ingat2 lagi, minggu lalu, di hari gw resign dari label, dan di hari dimana dia tidak sedang berada di mejanya sehingga gw dpt bebas meninggalkan kartu untuknya, ketidakhadiran dia adalah karena dia harus leave for business trip untuk strategic meeting dengan divisi marketing eropa yg bertempat di berlin..
semuanya masuk akal sekarang.
COVER MUSIC di KuDamm, album Jobim, perdebatan kita..
sepercik senyum terbit di pelipis bibir gw..
gw menatap malam yg sudah datang di pelupuk mata.
sepenggal kata muncul dalam hati..
halo rio, tomorrow is gonna be a very lovely day..
inspired by Jobim and Corcovado the mountain